Rabu, 13 Maret 2019

Pada Suatu Hari Nanti

Pada Suatu Hari Nanti

Pada suatu hari nanti,
Jasadku tak akan ada lagi,
Tapi dalam bait-bait sajak ini,
Kau tak akan kurelakan sendiri.

Pada suatu hari nanti,
Suaraku tak terdengar lagi,
Tapi di antara larik-larik sajak ini.

Kau akan tetap kusiasati,
Pada suatu hari nanti,
Impianku pun tak dikenal lagi

sumber:
https://www.puisipendek.net/puisi-alam#kat-intro

Tangan Tak Bertanggung Jawab

Tangan Tak Bertanggung Jawab

Hancur segalanya
Akibat yang sederhana
Namun berat nan besar
Terlihat biasa namun menghancurkan
Udara yang segar
Kini tak terhirup kembali
Burung yang sering berkicau
Kini tak tampakkan keelokkannya lagi
Api membara
Terus membakar
Khalayak rayap pemusnah
Harapan yang musnah
Ribuan orang penuh kesedihan

sumber:
https://www.puisipendek.net/puisi-alam#kat-intro

Pantai

pantai

ditepi pantai
kupejamkan mata
lelah tak tau harus berbuat apa

tergeletak dihamparan pasir
dihiasi dengan ribuan sampah yg tersebar
hanya bisa terdiam
dan hanya bisa merenung

cemara yg tertata rapi
kini barantakan tak terawat
ilalang dan rumput liarpun menertawakanku,mencaciku yg hanya berdiam diri

hembusan angin yg dulu sejuk

sumber:

https://www.puisipendek.net/puisi-alam#kat-intro

Bukit

Bukit

Ia duduk bersimpuh di atas bukit
Memandangi sekitar, dari luasnya savana
Ia rebahkan badannya, diatas rumput-rumput
Hingga tak terlihat oleh ilalang yang menjulang

Ia terpejam,
Oleh hembusan angin
Matahari yang bersinar muram
Dan siulan burung-burung di atas dahan
Ia benar-benar terpejam
Ketika alam telah menina bobokkan

sumber:

https://www.puisipendek.net/puisi-alam#kat-intro

Langit

Dari Bentangan Langit

Dari bentangan langit yang semu
Ia, kemarau itu, datang kepadamu
Tumbuh perlahan. Berhembus amat panjang
Menyapu lautan. Mengekal tanah berbongkahan
menyapu hutan !
Mengekal tanah berbongkahan !
datang kepadamu, Ia, kemarau itu
dari Tuhan, yang senantiasa diam
dari tangan-Nya. Dari Tangan yang dingin dan tak menyapa

sumber:
https://www.puisipendek.net/puisi-alam

Wisata Ranca Upas

Ranca Upas – Harga Tiket Masuk Waterboom, Camping & Penginapan

 dian mardiana  30/10/2018  Bandung SelatanTempat Wisata Alam Di Bandung SelatanTempat Wisata Di Bandung

Ranca Upas Ciwidey Bandung – Cari informasi Tempat Wisata Baru di Bandung Selatan untuk dikunjungi ? jika iya, inilah Review Fasilitas Penginapan, Kolam Renang & Waterboom, Paket Wisata, Biaya Camping dan Harga Tiket Masuk Ranca Upas di Ciwidey Bandung.

Hi sobat traveler’s, jumpa lagi dengan Kang Dian, penulis blog informasi Wisata Bandung, yang kali ini akan me-review salah satu Tempat Wisata di Bandung Selatan,

lebih tepatnya salah satu dari daftar 22 Tempat Wisata di Ciwidey Bandung Selatan Terpopuler yang  menawarkan salah satu sisi eksotisme Tempat Wisata Alam di Bandung yaitu Ranca Upas.

Informasi objek wisata ranca upas di ciwidey bandung selatan ini kang dian sajikan untuk melengkapi daftar tempat wisata di bandung terkenal dan wajib dikunjungi sebelumnya,

seperti Orchid Forest LembangKebun Binatang BandungFloating MarketRabbit TownDago Dream Park hingga Trans Studio BandungKampung Korea Bandung dll.

Nah lalu seperti apakah daya tarik wisata dan fasilitas menarik seperti Kolam Renang Ranca UpasPenginapan Ranca Upas serta Paket Camping Ranca Upas 2018 – 2019 ?

Selanjutnya berapakah Biaya Camping di Ranca Upas 2018 – 2019, lalu Harga Tiket Waterboom Ranca Upas dan berapa Harga Tiket Masuk Ranca Upas 2018 – 2019 terbaru ?

lalu dimanakah Alamat Ranca Upas, kemudian bagaimanakah cara mengakses Rute Jalan Menuju ke Lokasi Ranca Upas di Ciwidey Kabupaten Bandung Jawa Barat ini ?

Baiklah untuk menjawab semua pertanyaan di atas, seperti biasa kang dian mau ajak sahabat sekalian untuk mengetahui informasi ulasan lengkapnya di bawah ini.

Daftar Isi Artikel

Ranca Upas Ciwidey BandungDaya Tarik Wisata Ranca Upas di Ciwidey Kabupaten BandungTempat Wisata Alam di Ciwidey Bandung yang Alami dan IndahVegetasi Flora dan Fauna di Ranca Upas CiwideyTempat Wisata Keluarga di Ciwidey BandungFasilitas Wisata Ranca Upas Ciwidey Bandung Terbaru1. Ranca Upas Smart Camp AdventureHarga Tiket Camping di Ranca Upas Ciwidey Bandung 2018 -2019Harga Sewa Tenda Camping di Ranca Upas Smart Camp CiwideyBiaya Camping di Ranca Upas Ciwidey Bandung 2018 – 2019Daftar Harga Sewa Tenda & Peralatan Camping di Ranca Upas CiwideyPaket Camping Ranca Upas 2018 – 20192. Penangkaran Rusa Ranca Upas CiwideyHarga Tiket Masuk Penangkaran Rusa di Ranca Upas3. Pemandian Air Panas di Kampung Cai Ranca UpasHarga Tiket Masuk Kampung Cai Ranca Upas Ciwidey4. Waterboom Ranca UpasHarga Tiket Masuk Waterboom Ranca Upas5. Fun Adventure, Games & Outbound di Ranca Upas CiwideyWahana Outbound Ranca Upas CiwideyWahana Fun Adventure & Games6. Penginapan Ranca Upas Ciwidey BandungHarga Sewa Penginapan & Hotel dekat Ranca Upas Ciwidey BandungHarga Tiket Masuk Ranca Upas Ciwidey Bandung 2018 – 2019Jam Buka Kawasan Wisata Alam Hutan Lindung Ranca Upas Ciwidey BandungNomer Kontak Telepon TWA Ranca Upas Ciwidey BandungAlamat Ranca Upas di Ciwidey BandungRute Jalan Menuju Ke Ranca Upas di Ciwidey dari Arah Kota BandungTempat Wisata Dekat Ranca Upas Ciwidey BandungOleh – Oleh Khas Ranca Upas Ciwidey BandungDodol StrawberryHarga Dodol Strawberry di CiwideyBandrek dan BajigurGambar Ranca Upas Ciwidey Bandung TerbaruTips Wisata Ke Ranca Upas di Ciwidey BandungPaket Wisata Ranca Upas Ciwidey BandungPaket Wisata Ranca Upas Ciwidey 2 Hari 1 MalamRanca Upas

RANCA UPAS CIWIDEY BANDUNG

Sahabat traveler’s, Bandung selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang sangat terkenal bagi wisatawan baik dalam dan mancanegara,

hal tersebut dikarenakan kota berjuluk Paris Van Java ini memiliki banyak ragam objek wisata menarik yang bisa memfasilitasi dan mengakomodasi kebutuhan liburan semua orang,

seperti Tempat Wisata Malam di Bandung, lalu Tempat Wisata Belanja di Bandung mulai dari CibaduyutPasar Baru Bandung hingga Factory Outlet di Bandung,

lalu kemudian Tempat Wisata Kuliner di Bandung mulai dari Rumah Makan Sunda di Bandung hingga Restaurant di Bandung dan juga Cafe di Bandung serta yang lainnya.

nah salah satu daya tarik wisata bandung yang dari dulu hingga saat ini yang masih terus menjadi magnet pariwisata bandung adalah aneka ragam eksotisme dan romantisme wisata alam bandung,

mulai dari objek wisata alam pegunungan bandung yang terkenal seperti Gunung Tangkuban PerahuGunung PuntangBukit MokoPuncak Bintang Bandung,

lalu objek wisata alam Danau di Bandung seperti Situ Lembang dan Situ Cileunca Pangalengan, objek wisata Air Terjun di Bandungseperti Curug Malela dan Curug Maribaya,

hingga objek wisata alam populer lainnya yang tidak kalah banyak menarik perhatian wisatawan seperti Pemandian Air Panas Ciaterserta wisata alam Hutan Pinus Rahong Pangalengan & Pal 16.

Nah salah satu tempat wisata alam di bandung selatan yang menawarkan eksotisme dan romantisme wisata alam khas dataran tinggi pegunungan yang menarik dikunjungi lainnya adalah Ranca Upas.

Inilah Tempat Wisata di Ciwidey Bandung Selatan terpopuler, yang terkenal dengan kawasan Kampung Cai Ranca Upas nya serta menjadi salah Bumi Perkemahan di Bandung favorit para pecinta alam.

DAYA TARIK WISATA RANCA UPAS DI CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG

Sahabat traveler’s, ada banyak alasan yang menjadi daya tarik wisata kenapa salah satu tempat wisata di ciwidey ini begitu sangat populer dan banyak dikunjungi wisatawan,

salah satunya karena memiliki pesona keindahan alam yang masih alami dengan udara khas dataran tinggi pegunungannya yang bersuhu sejuk dan banyak terdapat fasilitas dan akomodasi wisatanya,

kawasan Wisata Alam Ciwidey sekarang ini tidak kalah jauh dengan daya tarik wisata alam di bandung barat dan utara seperti kawasan Tempat Wisata Di LembangMaribayaJayagiri dan Cihideung,

oleh karenanya jangan heran jika setiap hari pasti ada saja wisatawan yang berkunjung ke sana, terlebih pada saat libur akhir pekan dan musim liburan, pasti ramai dan dipadati pengunjung.

dan yang perlu anda ketahui, salah satu fasilitas wisata yang semakin mempermudah wisatawan dari luar kota bandung menuju ke ciwidey adalah dengan sudah dibukanya Tol Soroja.

TEMPAT WISATA ALAM DI CIWIDEY BANDUNG YANG ALAMI DAN INDAH

Sahabat traveler’s, daya tarik wisata pertama yang ditawarkan oleh Ranca Upas Ciwidey adalah suguhan pesona keindahan alam dataran tingginya yang masih alami berudara sejuk,

hal tersebut beralasan karena kawasan wisata alam di ciwidey bandung selatan yang difungsikan sebagai kawasan wisata hutan lindung ini berada terletak di atas ketinggian 1.700 mdpl.

Suhu udara kawasan wisata di ciwidey ini dalam keadaan normal seperti siang hari saja sudah sejuk, dan akan berubah menjadi ekstrim super dingin pada waktu malam hari,

adapaun untuk suhu udara rata – rata kawasan wisata alam di dataran tinggi pegunungan ciwidey kabupaten bandung ini berkisar antara 16 hingga 19 derajat celcius, dan terendah bisa di bawah 0 derajat !!

nah oleh karenanya, bagi anda warga perkotaan seperti jakarta yang di kesehariannya selalu diliputi hawa panas, pas datang ke sini pastikan memakai pakaian tebal atau membawa jaket.

VEGETASI FLORA DAN FAUNA DI RANCA UPAS CIWIDEY

traveler’s, sebagai objek wisata yang termasuk ke dalam kawasan wisata alam hutan lindung di bandung selatan, Ranca Upas selama ini dijadikan sebagai pusat konservasi flora dan fauna langka,

di tempat wisata alam ini tumbuh subur dan sekaligus dijaga kelestariannya untuk berbagai tanaman langka seperti jamuju, huru, hamirug, ki hujan, ki tambang dan satwa langka lainnya.

sementara untuk jenis satwa atau fauna langka yang dilindungi dan hidup di habitat aslinya ini antara lain ada beragam satwa burung, monyet, babi hutan hingga rusa dan yang lainnya.

TEMPAT WISATA KELUARGA DI CIWIDEY BANDUNG

Sahabat traveler’s, ada banyak Tempat Wisata Anak dan Keluarga di Bandung yang selama ini terkenal sebagai tempat rekreasi dan hiburan yang menyuguhkan daya tarik wisata alam di dalamnya,

sebut saja misalnya Tempat Wisata Anak di Bandung pilihan keluarga indonesia di Lembang ada Jendela AlamLittle FarmersFarm House Susu LembangTaman Begonia hingga The Lodge Maribaya dll,

Nah jika di bandung selatan, maka salah satu tempat wisata anak dan keluarga yang menawarkan eksotisme dan romantisme wisata alam tersebut ada di Ranca Upas ciwidey.

Di sini anda bisa membawa serta putra – putri anda untuk rekreasi sekaligus rileksasi di tengah kawasan wisata alam pegunungan yang alami dan asri serata berudara segar bebas polusi.

sehingga tidak heran jika tempat wisata ini pada saat libur akhir pekan dan musim liburan sekolah akan banyak dipenuhi wisatawan asal perkotaan seperti jakarta dan sekitarnya,

terlebih saat ini pengelola kawasan wisata alam ini sudah menambahkan beragam fasilitas hingga akomodasi wisata untuk menambahkan kenyamanan wisatawan yang sedang liburan di sana.

Nah sahabat traveler’s, itulah beberapa hal menarik sekaligus yang menjadi daya tarik wisata Ranca Upas di Ciwidey Bandung Selatan sehingga banyak wisatawan tertarik berwisata ke sana.

FASILITAS WISATA RANCA UPAS CIWIDEY BANDUNG TERBARU

Sahabat traveler’s, saat ini Ranca Upas adalah merupakan salah satu rekomendasi alternatif tempat wisata anak dan keluarga di lembang bandung utara yang wajib dikunjungi,

karena saat ini, kawasan wisata alam yang dibuat dengan konsep wisata terpadu ini oleh pengelolanya sudah dilengkapi dengan beragam fasilitas hingga akomodasi wisata yang memanjakan,

dan berikut fasilitas dan akomodasi wisata di Ranca Upas Ciwidey Bandung yang bisa anda dapatkan di sana selain hanya menikmati alami dan segarnya udara khas dataran tinggi pegunungan di sana.

1. RANCA UPAS SMART CAMP ADVENTURE

Sahabat traveler’s, ada banyak Tempat Camping di Bandung atau Tempat Kemah di Bandung yang dikenak sebagai lokasi bumi perkemahan di bandung favorit wisatawan,

sebut saja misalnya Pine Forest CampCantigi Camp, lalu D’CAMP Cibodas Alam Madani ParkCiwangun Indah CampGrafika CikoleKampung Bambo dan masih banyak yang lainnya,

bahkan menariknya saat ini bermunculan juga cara camping dengan fasilitas hotel berbintang Glamorous Camping di Bandung seperti di Glamping LakesideTrizara ResortDusun Bambu dll.

Nah salah satu Bumi Perkamahan di Bandung yang terkenal salah satunya ada juga di ciwidey, dan sekaligus yang menjadikan tempat ini sangat populer yaitu Ranca Upas Smart Camp Adventure.

Areal Camping di Ranca Upas ini sangat luas, dengan menempati luas areal yang bisa dimasuki peserta camping hingga tidak kurang sekitar 10.000 orang lebih,

oleh karenanya jangan heran jika tempat camping di ciwidey bandung ini sering dijadikan lokasi kegiatan pramuka jambore tingkat nasional serta kegiatan komunitas dan anak – anak sekolahan.

HARGA TIKET CAMPING DI RANCA UPAS CIWIDEY BANDUNG 2018 -2019

Sahabat traveler’s, pengunjung yang hendak memasuki kawasan wisata camping di tempat wisata alam ini akan dikenakan biaya masuk Rp.10.000/orang.

HARGA SEWA TENDA CAMPING DI RANCA UPAS SMART CAMP CIWIDEY

Bagi anda yang berminat untuk berkemah di sini, anda tidak perlu repot berberat – berat ria membawa peralatan camoung dari rumah masing – masing,

karena di tempat camping ranca upas ciwidey bandung ini juga sudah tersedia layanan tempat sewa tenda camping dan perlengkapan kemah lainnya dengan harga yang sangat terjangkau.

Nah anda tertarik untuk camping di sana ? jika iya, berikut adalah daftar rincian peralatan camping dan yang lainnya yang wajib anda ketahui serta sewa untuk kenyamanan anda berkemah di sana.

BIAYA CAMPING DI RANCA UPAS CIWIDEY BANDUNG 2018 – 2019

DAFTAR HARGA SEWA TENDA & PERALATAN CAMPING DI RANCA UPAS CIWIDEY

Tampilkan 102550100 entri

Cari:

KategoriHarga ( Rp)/ MalamTenda Dome ( Kapasitas 7 Orang )60.000Sleeping Bag5.000Matras4.000Kompor Gas10.000Nesting ( Rantang Memasak )10.000Head Lamp5.000Pisau Lipat3.000Fly Sheet10.000Gas Hicook12.500

Menampilkan 1 sampai 9 dari 9 entri

SebelumnyaSelanjutnya

Catatan :

Harga sewaktu - waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan

PAKET CAMPING RANCA UPAS 2018 – 2019

Sahabat traveler’s, bagi anda yang tidak mau repot dan ribet, kini banyak tour & travel di bandung yang menyediakan fasilitas paket camping di tempat wisata ini,

salah satunya adalah Mawa Holiday Tour & Travel Bandung.

untuk harganya sendiri sangatlah terjangkau, semakin banyak orang maka harga paket camping pun pasti lebih murah dan jika sedikit peserta harganya pun masih bisa di nego.

Baca Juga : Rafting Murah di Lembang

2. PENANGKARAN RUSA RANCA UPAS CIWIDEY

Sahabat traveler’s, fasilitas wisata selanjutnya yang ada di kawasan wisata hutan lindung di ciwidey bandung ini adalah fasilitas pusat konservasi satwa langka Rusa.

untuk wisata melihat rusa di bandung sendiri bisa anda temukan selain di Kebun Binatang Bandung, juga anda bisa mengunjungi Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi,

Di sini kita bisa menyaksikan dari dekat bahkan berinteraksi langsung dengan rusa, dengan cara turun ke habitat langsung hidupnya seperti memberi mereka makan.

jika anda datang dengan anak – anak sudah pasti aktifitas wisata ini menjadi sangat menarik buat mereka, selain mengusap bulu rusa hingga berfoto pasti menjadi pengalaman berharga bagi mereka.

Sahabat traveler’s, perlu anda ketahui bahwa binatang rusa yang jumlahnya ratusan ini dibiarkan hidup secara bebas dan berkembang biak secara alami di habitat aslinya ini.

HARGA TIKET MASUK PENANGKARAN RUSA DI RANCA UPAS

Sahabat traveler’s, untuk bisa melihat dan berinteraksi langsung dengan stwa langka rusa – rusa di sana pengunjung tidak dipingut biaya masuk alias gratis,

namun untuk memberi makan rusa – rusa yang ada di pusat penangkaran anda hanya perlu membeli wortel dengan harga murah sekitar Rp.5.000 saja.

3. PEMANDIAN AIR PANAS DI KAMPUNG CAI RANCA UPAS

Sahabat traveler’s, ada banyak tempat Pemandian Air Panas di Bandung yang terkenal diantaranya Maribaya Natural Hot Spring ResortAir Panas Nagrak Parongpong dan Cibolang Hot Spirng Pangalengan.

Nah bagi anda yang sedang berkunjung ke ciwidey, di kawasan wisata ini juga telah tersedia fasilitas wisata pemandian air panas Kampung Cai.

Tentunya sangat menarik dan seru, berada di tengah kawasan wisata alam dataran tinggi pegunungan yang asri dan berhawa dingin, kita bisa mengahangat tubuh dengan berendam di kolam air panas bukan ?

HARGA TIKET MASUK KAMPUNG CAI RANCA UPAS CIWIDEY

Nah berapa harga tiket masuk pemandian air panas di ranca upas ciwidey bandung, silahkan anda bisa baca review selengkapnya di sini : Kampung Cai Ranca Upas Ciwidey.

4. WATERBOOM RANCA UPAS

Sahabat traveler’s, ada beberapa pusat wisata wahana permainan waterboom di bandung yang terkenal dan selama ini menjadi rekomendasi kolam renang di bandung yang wajib dikunjungi,

beberapa diantaranya sudah kang dian review seperti diantaranya ada di Pesona Nirwana Waterpark SoreangRumah Makan Kampung SawahPenghegar Waterboom hingga Karang Setra dan Ciwidey Valley Resort.

Nah kini ada satu lagi waterboom di bandung yang bisa anda nikmati saat anda berwisata ke ciwidey, yaitu waterboom di ranca upas ciwidey bandung selatan.

nah inilah area di kawasan wisata ciwidey ini yang menjadi favorit wisatawan untuk bermain air, mulai dari berenang hingga menjajal beberapa wahana waterboom seperti sliding dan ember tumpah.

HARGA TIKET MASUK WATERBOOM RANCA UPAS

Sahabat traveler’s, bagi setiap pengunjung yang mau bermain air, berenang dan berseru – seruan di tempat ini, maka tiket masuk waterboomnya perorang Rp.10.000.

Baca Juga : 99 Kolam Renang di Bandung – Alamat, Fasilitas & Harga Tiket Masuk

5. FUN ADVENTURE, GAMES & OUTBOUND DI RANCA UPAS CIWIDEY

Sahabat traveler’s, ada banyak Tempat Wisata Outbound di Bandungyang terkenal dan menjadi destinasi wisata bagi wisatawan yang tengah mengikuti Paket Outbound Bandung,

beberapa diantaranya yang terkenal adalah berada di Lembang Jungle DiscoveryCikole Jayagiri ResortManglayang Jungle PlaceVilla KancilBandung Treetop Adeventure Park dll.

Nah di kawasan wisata alam ciwidey ini terdapat juga fasilitas wisata adventure dan outbound yang sangat menarik serta lengkap dengan beragam wahana permainannya,

tersedia areal Fun Adventure ini tentu saja akan semakin memanjakan wisatawan yang datang bersama keluarga atu rombongan untuk lebih menjalin kedekatan dan kebersamaan.

WAHANA OUTBOUND RANCA UPAS CIWIDEY

mulai dari permainan terbang di udara yaitu Flying Fox, lalu jembatan Elvis Bridge, Burma V, Jembatan Goyang, perminan perang – perangan Paintbal, Archery War ( panahan ), sepeda gunung dll.

WAHANA FUN ADVENTURE & GAMES

Sahabat traveler’s, di areal ini anda bisa mencoba beragam permainan games dan petualangan seperti naik wahana perahu seperti kayak untuk berkeliling kolam dll.

6. PENGINAPAN RANCA UPAS CIWIDEY BANDUNG

Sahabat traveler’s, bagi anda yang tertarik mengahabiskan waktu liburan di Ciwidey, ada beberapa tempat Penginapan Murah di Bandung Selatan yang bisa anda jadikan tempat bermalam.

Kang dian pun sudah mereview beberapa Penginapan Murah Di Ciwidey yang sangat rekomended anda pilih dengan fasilitas dan kenyamanan sekelas Hotel Murah di Bandung atau Hotel Murah di Lembang.

HARGA SEWA PENGINAPAN & HOTEL DEKAT RANCA UPAS CIWIDEY BANDUNG

Sahabat traveler’s, beragam jenis penginapan mulai dari hotel, villa hingga guest house tersedia di sana dengan harga terjangkau, dan termurah mulai Rp.100.000/malam

dan berikut adalah daftar penginapan berupa villa dan hotel di ciwidey yang lokasinya dekat ranca upas yang wajib untuk anda pertimbangkan menempatinya :

1. Saung Gawir, Alamat Jalan Raya Ciwidey Rancabali, KM. 6 Desa Alama Endah, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat, Indonesia >> Cek Harga & Booking Di Sini <<

2. Patuha Resort Kawah Putih, Alamat Jl. Raya Ciwidey – Patenggan KM 30, Pacet, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat, Indonesia >> Cek Harga & Booking Di Sini <<

Nah sahabat traveler’s itulah sebagian fasilitas wisata yang bisa anda dapatkan serta nikmati bersama teman, keluarga dan pasangan saat berwisata ke sana.

HARGA TIKET MASUK RANCA UPAS CIWIDEY BANDUNG 2018 – 2019

Sahabat traveler’s, jika anda sedang mencari tempat wisata murah di bandung yang menarik dikunjungi karena menawarkan banyak fasilitas serta akomodasi yang lengkap, Ranca Upas adalah pilihannya.

dan berikut adalah daftar harga tiket masuk plus tarif parkir kendaraan bermotor, mulai dari jenis roda dua motor, empat mobil hingga Bus Pariwisata Bandung.

Tampilkan 102550100 entri

Cari:

Kategori TiketHarga ( Rp )Tiket Masuk ( Dewasa & Anak )10.000Parkir Mobil5.000Parkir Motor2.000Bus Pariwisata20.000

Menampilkan 1 sampai 4 dari 4 entri

SebelumnyaSelanjutnya

Baca Juga : Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Bandung Terbaru

JAM BUKA KAWASAN WISATA ALAM HUTAN LINDUNG RANCA UPAS CIWIDEY BANDUNG

Sahabat traveler’s, waktu operasional tempat wisata alam di ciwidey ini bebas diakses kapan pun, alias dibuka untuk umum selama 24 jam setiap harinya.

sehingga menjadikannya sebagai salah satu Tempat Wisata di Ciwidey Bandung yang Buka 24 Jam dan selalu ramai dikunjungi wisatawan mulai dari pagi, siang dan malam hari.

sumber:

https://tempatwisatadibandung.info/ranca-upas-wisata-asyik-di-kampung-cai-ranca-upas/

Grafika Cikole Lembang

Grafika Cikole Lembang – Harga Paket Wisata, Outbound & Camping Ground

 dian mardiana  15/08/2018  Tempat Wisata Alam Di Bandung BaratTempat Wisata Di BandungTempat Wisata Kuliner Di Bandung Barat

Grafika Cikole Lembang – Cari Tempat Wisata di Lembang yang menarik dikunjungi ? jika iya, inilah review daya tarik wisata dan fasilitas Outbound, Camping Ground, tarif penginapan dan Harga Paket Wisata Grafika Cikole Lembang.

Hi sobat traveler’s, jumpa lagi dengan Kang Dian, penulis blog informasi Wisata Bandung, yang kali ini akan me-review salah satu Tempat Wisata Baru di Bandung Barat, Grafika Cikole.

Informasi ini kang disan sajikan untuk melengkapi daftar objek wisata di Lembang dan Maribaya Terpopuler yang sudah kang dian review sebelumnya seperti ;

taman konsevasi dan budidaya anggrek terbesar di indonesia Orchid Forest Lembang, kemudian Floating Market LembangDusun Bambu Lembang dll.

Nah lalu seperti apaakh daya tarik Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang Bandung ini ? dan seperti apakah fasilitas wisata Grafika Cikole seperti ;

Grafika Cikole Camping Ground ? lalu fasilitas Grafika Cikole Outbound ? lalu  berapakah Tarif salah satu  Penginapan Murah di Cikole Lembang Bandung ini ?

dan berapakah Harga Tiket Masuk Terminal Wisata Grafika Cikole ? yuk kita simak saja ulasan lengkapnya di bawah ini.

Daftar Isi Artikel

Grafika Cikole LembangDaya Tarik & Fasilitas Terminal Wisata Garfika Cikole LembangKuliner Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang1. Restoran Sunda Buana 2. Restoran Sangkuriang 3. Pendopo Hutan 4. Aula Bambu 5.Saung Lesehan Menu Kuliner Grafika Cikole BandungGrafika Cikole Outbound1. Classified Outbound Dewasa 2. Classified Outbound Sekolah 3. Classified Outbound Anak 4. Reguler Outbound Tempat Penginapan Murah Di Grafika Cikole Lembang1. Hotel Grafika Cikole 2. Pondok Wisata Alam 3. Grafika Cikole Camping Ground Tarif Penginapan Grafika Cikole LembangTarif Penginapan Grafika Cikole LembangHarga Tiket Masuk Grafika Cikole LembangHarga Paket Wisata Grafika Cikole LembangHarga Paket Wisata Grafika Cikole LembangHarga Tiket Wahana Permainan Grafika Cikole LembangHarga Tiket Wahana Grafika Cikole LembangAlamat Terminal Wisata Grafika Cikole LembangNomer Kontak Telpon Terminal Wisata Grafika Cikole LembangPeta Lokasi Grafika Cikole LembangGrafika Cikole Lembang

GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

traveler’s, Grafika CiKole Lembang adalah kawasan wisata terpadu yang berada di kaki Gunung Tangkuban Perahu yang menawarkan sensasi wisata alam bandung yang sangat indah,

dan juga tempat wisata kuliner lezat dengan restorannya serta ditunjang dengan fasilitas Hotel yang sangat mumpuni.

Grafika Cikole Lembang – Terminal Wisata Grafika Cikole

Untuk melihat koleksi Foto Terminal Wisata Grafika Cikole ,silahkan buka Galery Foto Grafika Cikole Lembang

Grafika Cikole Lembang atau terkenal dengan nama Terminal Wisata Grafika Cikole adalah tempat wisata yang berada di areal perbukitan seluas 9 hektar,

lalu berada pada ketinggian 1.400 meter di atas permukaan air laut dan dikelilingi kawasan Wisata Hutan Pinus Pal 16 Cikole Lembangyang lebat,

sehingga jelas memiliki suhu udara yang sangat sejuk yaitu 20 derajat celcius di siang hari,dan bisa berkisar 5 derajat celcius di malam hari.

DAYA TARIK & FASILITAS TERMINAL WISATA GARFIKA CIKOLE LEMBANG

Tempat Wisata Grafika Cikole Lembang ini memang memiliki daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,

terbukti kawasan wisata ini selalu dipadati wisatawan,alah satunya untuk melakukan aktifitas outbound,baik bersama keluarga, sekolah maupun instansi.

Selain itu tempat ini juga sering dijadikan lokasi pegambilan foto prewedding, seperti halnya tempat wisata di Bandung lainnya seperti Kawah Putih Ciwidey.

Grafika Cikole Lembang juga selain memiliki fasilitas tempat outbound yang sangat bagus, serta penginapan yang refresentatif mulai dari Hotel, Pondok wisata dan Camping Ground,

juga restorannya menyediakan berbagai menu makanan yang akan memanjakan lidah para pengunjung seperti masakan khas sunda,chinese food serta masakan seafood.

Berikut adalah daftar fasilitas wisata di kawasan wisata terpadu Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang :

KULINER TERMINAL WISATA GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

Terminal Grafika Cikole

Sahabat traveler’s, berikut adalah beberapa fasilitas tempat wisata kuliner yang ada di termonal wisata grafika cikole di lembang bandung.

1. RESTORAN SUNDA BUANA 

Sahabat traveler’s, restoran Sunda buana berada di bagian paling depan atau gerbang masuk terminal Wisata Grafika Cikole Lembang,

restoran grafika cikole ini adalah tempat yang diperuntukan bagi tamu yang datang secara rombongan mengikuti Paket Family Gathering Bandung sekitar 20 orang hingga 200 orang.

Fasilitas Restoran ini dilengakapi layaknya Cafe di Bandung ada live music, mushola, enam belas tolilet serta lahan parkir yang mampu menampung hingga 24 bus pariwisata.

Menu Restoran Sunda Buana Grafika Cikole Lembang ini menyediakan menu makanan andalan soto bandung,

hingga menu khas Rumah Makan Sunda di Bandung seperti karedok, sayur lodeh, nila bakar, pepes ikan nila,ikan nila bakar serta sayur asem.

Pengunjung bisa menikmati menu kuliner itu secara parasmanan atau memakai box,dengan menu makan serta harga makanan yang bisa dinegosiasikan.

2. RESTORAN SANGKURIANG 

Memiliki eksklusifitas dari model bangunan restaurant yang unik, tempat makan di terminal wisata Grafika Cikole Lembang ini memiliki kapasitas 120 orang.

Tempat makan ini sangat nyaman buat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, karena konsep penyajian makanan secara buffet dan set table,

serta di rumah makan ini juga menyediakan kesenian tradisional seperti angklung yang biasanya kita lihat di Saung Angklung Udjodan tari jaipongan.

Restoran Sangkuriang yang salah satu balkonnya menghadap ke arah kawasan hutan pinus serta dekorasi bangunan mengambil tema artistis khas Bali ini, mengandalkan menu chinese food dan sea food.

Sehingga akan memberikan suasana yang eksotis dan layaknya sebuah tempat wisata yang cukup romantis bagi pengunjung,

apalagi menjelang malam, temaram cahaya lampu lampion yang menyala akan membuat anda semakin betah di tempat ini.

3. PENDOPO HUTAN 

Merupakan bangunan tempat makan di atas bukit alam terbuka, tempat ini disediakan untuk pengunjung atau tamu pondok wisata dengan kapasitas 100 orang.

Dengan menu makanan ala parasmanan, tamu wisata rombongan akan bisa menikmati nikmat serta lezatnya menu makanan khas sunda.

Di tempat ini juga di sediakan Sound System, sehingga kegiatan rombongan seperti bernyanyi, pertemuan sampai latihan menari bisa dilakukan di sini.

4. AULA BAMBU 

Tempat Makan yang mengambil model bangunan bergaya minimalis bagunan balai desa khas jawa barat ini dilengkapi furnitur kayu berupa meja kayu serta bangku kayu panjang,

disediakan bagi tamu atau rombongan wisatawan dengan kapasitas 600 orang.

Restoran di Lembang di kawasan wisata Grafika Cikole Lembang ini, menyediakan menu makanan secara parasmanan,

yang harganya dapat dinegosiasikan dengan harga mulai Rp.12.500/orang untuk minimal pemesanan 20 orang.

5.SAUNG LESEHAN 

rumah makan pondok terbuka dengan model saung di pesawahan ini, diperuntukan bagi pengunjung yang datang secara perorangan maupun pengunjung keluarga.

Memiliki 18 saung lesehan dengan berbagai ukuran, kecil kapasiatas 4 orang dan yang besar kapasitas 20 orang,

cukup nyaman untuk menikmati berbagai menu makanan khas parahyangan atau menu lain yang tersedia.

Lokasi tempat saung-saungnya diapit oleh dua bukit tempat outbound dan Flying fox,

dan di tempat wisata di bandung ini juga terdapat rumah pohon yang merupakan area bermain bagi anak-anak,serta fasilitas berupa toilet dan washtafel.

MENU KULINER GRAFIKA CIKOLE BANDUNG

Aneka Minuman Tradisional ada Bandrek, Bajigur dan jajanan tradisional ada Colenak

Aneka Masakan Sunda ada Nasi timbel, ikan mas, nasi goreng, sate,sayur lodeh dan sayur asem

Aneka SeaFood ada Cumi-cumi, udang jerebung, udang windu, kepiting, ikan kakap merah, ikan kerapu, ikan Baronang dan ikan bawal hitam

Paket Kambing Guling ada paket kambing guling 1 Rp.1250.000/ekor untuk 30 orang plus Nasi/logong, sambal dan teh.

Paket Kambing Guling 2 Rp 1.500.000/ekor untuk 40 orang plus Nasi, gulai kambing, sambal, saus dan teh.

GRAFIKA CIKOLE OUTBOUND

Sahabat traveler’s, ada banyak Tempat Wisata Outbound di Bandungyang selama ini menjadi lokasi favorit penyelenggraan Paket Outbound Bandung,

diantaranya ada di Pandiga Edu Creation Sport , tempat outbound anak Edukidzment hingga Next Level XL PVJ dan di terminal wisata grafika cikole juga.

1. CLASSIFIED OUTBOUND DEWASA 

Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang menyediakan Paket Outbound Bandung Training dan Event untuk perusahaan maupun instansi dengan jumlah minimal peserta 20 orang.

Terdiri dari 3 paket Outbound yaitu Paket A Rp 85.000/pax, Paket B Rp 100.000/pax dan Paket C Rp.125.000/pax.

2. CLASSIFIED OUTBOUND SEKOLAH 

berbagai game serta permainan yang akan meningkatkan rasa percaya diri siswa dan membangun kerjasama adalah jenis outbound di Garfika Cikole Lembang ini.

Terdiri dari 2 paket outbound,yaitu Paket A Charge lahan Rp.30.000/orang serta Pket B Rp.75.000/orang.

3. CLASSIFIED OUTBOUND ANAK 

Ditujukan untuk taman kanak-kanak serta maksimal siswa SD kelas 3, sangat baik untuk melatih adaptasi serta pengembangan karakter anak,dengan jumlah minimal peserta 20 orang.

Terdiri dari 3 paket outbound,yaitu Paket A Rp.50.000/pax,Paket B Rp 65.000/pax

4. REGULER OUTBOUND 

Adalah berbagai jenis tantangan yang bisa anda coba secara terpisah sendiri-sendiri atau berkelompok yang tidak mengambil paketan Outbound di atas.

Terdiri dari berbagai macam permainan rintangan seperti Flying fox, paintball, jaring laba-laba, jembatan burma, jembatan elvis, jembatan tali dua ,

hingga turun tebing,motor ATV, berkuda, rumah pohon, permainan tradisional, ice breaking games dan juga tersedia tiket terusan.

TEMPAT PENGINAPAN MURAH DI GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

Ssahabat traveler’s, ada banyak Hotel Murah di Bandung, salah satunya Hotel Murah di Lembang yang bisa dijadikan tempat menginap selama liburan di bandung,

namun saat anda berwisata ke lembang, terminal wisata Grafika Cikole Lembang adalah salah satu tempat penginapan murah di cikole lembang selain Cikole Jayagiri Resort.

1. HOTEL GRAFIKA CIKOLE 

Memiliki 8 buah kamar ekslusif, dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp.400.000/malam untuk weekday,

sementara Rp.450.000/malam untuk weekend ( belum termasuk Tax dan Service Charge )Dengan kapasitas tiap kamar 2 orang plus Tv,

serta sudah termasuk sarapan pagi plus air minum mineral, dengan fasilitas kamar mandi berupa shower air panas.

2. PONDOK WISATA ALAM 

Memiliki 3 buah tipe pondokan yang terbuat interior dan eksteriornya dari kayu, tempat penginapan pondok wisata alam posisinya berada di atas bukit kawasan Grafika Cikole Lembang,

dengan hamparan rumput serta berada di sela-sela pohon pinus yang menjulang tinggi.

Dengan kapasitas 6 orang tiap pondokannya, kamar mandi yang bersih, kloset duduk dan shower berbentuk pancuran air panas di dalam kamar mandi.

Harga untuk semua tipe sama Rp.800.000/malam ( Belum termasuk tax dan service Charge )

3. GRAFIKA CIKOLE CAMPING GROUND 

Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang menyediakan juga areal penginapan terbuka Camping Ground yang mampu menampung kapasitas 1000 orang lebih.

Fasilitas sewa tenda dengan harga Rp.400.000/tenda dengan kapasitas 4 orang,plus kasur,4 buah sleeping bag dan satu ikat kayu bakar.

TARIF PENGINAPAN GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

TARIF PENGINAPAN GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

Tampilkan 102550100 entri

Cari:

KategoriHarga ( Rp )KapasitasHotel850.0004 OrangPondok900.0004 OrangCamping460.0004 Orang

Menampilkan 1 sampai 3 dari 3 entri

SebelumnyaSelanjutnya

Catatan :

*** Harga sewaktu - waktu bisa berubah

HARGA TIKET MASUK GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

Sahabat traveler’s, untuk tiket masuk terminal wisata grafika cikole di lembang bandung sendiri adalah gratis, pengunjung tidak dipungut biaya.

HARGA PAKET WISATA GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

HARGA PAKET WISATA GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

Tampilkan 102550100 entri

Cari:

KategoriHarga ( Rp )KeteranganPaket Prewedding500.000Free Sanck + Private VenuePaket Outbound Dewasa85.000 - 125.000Min 20 PesertaPaket Outbound Anak15.000 - 65.000Min 20 PesertaPaket Terusan50.000Flying Fox, Jembatan Tali 2, Jembatan Goyang, Jembatan Elvis, Turun TebingRumah Pohon50.000Jembatan Goyang, Jembatan Gantung, Jembatan Oval, Strawberry Game, Flying FoxAngklung Interctive15.000Durasi 1 Jam

Menampilkan 1 sampai 6 dari 6 entri

SebelumnyaSelanjutnya

HARGA TIKET WAHANA PERMAINAN GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

HARGA TIKET WAHANA GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

Tampilkan 102550100 entri

Cari:

KategoriHarga ( Rp )KeteranganFlying Fox15.0001 JalurFlying Fox25.000PPATV 110 CC30.0002 PutaranATV 250 CC50.0002 PutaranPaint Ball85.00040 PeluruStrawberry Games5.0001 Cup Juice & Lihat RusaPetik Strawberry60.0001 Kg

Menampilkan 1 sampai 7 dari 7 entri

SebelumnyaSelanjutnya

ALAMAT TERMINAL WISATA GRAFIKA CIKOLE LEMBANG

Sahabat traveler’s, alamat terminal grafika cikole lokasinya berada di Jalan Raya Tangkuban Perahu Km 8,Desa Cikole Kecamatan Lembang,Kabupaten Bandung Barat – Jawa Barat

sumber:

https://tempatwisatadibandung.info/grafika-cikole-lembang-tebar-pesona-bumi-parahyangan/

Pendakian Gunung Ciremai

Pendakian Gunung Ciremai: Surga, Edelweiss, dan Mistis

Puncak Gunung Ciremai, atapnya Jawa Barat (Muhammad Idris/detikTravel)

Kuningan - Puncak tertinggi di Jawa Barat, Gunung Ciremai memang banyak dilirik untuk pendakian. Puncaknya Ciremai menyimpan banyak keindahan.

Gunung dengan ketinggian 1.072 mdpl ini jadi salah satu tempat terbaik melihat mekarnya bunga edelweiss saat musim kemarau.Selain itu, letaknya yang sangat dekat dengan Pantai Utara Jawa, membuat siapapun di yang naik ke atasnya bisa bisa menyapu pandang ke arah laut lepas.

Ciremai juga terkenal karena aroma mistisnya karena memiliki banyak situs-situs yang kerap dijadikan lokasi ritual. Ciremai memiliki segudang cerita-cerita mistis, serta pantangan-pantangan yang tak boleh dilanggar jika berada di Ciremai. 

detikTravel beberapa waktu lalu mencoba Jalur Palutungan di Kabupaten Kuningan. Terdapat dua jalur populer lainnya, yakni Linggarjati dan Apuy di Kabupaten Majalengka dan ketiganya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Linggarjati misalnya, selama ini jadi jadi akses paling dekat dari Kota Cirebon di ketinggian 600 mdpl atau yang paling jauh dari puncak. Jalur ini diuntungkan dengan transportasi yang relatif cukup mudah, namun pendaki harus dihadapkan dengan treknya yang sangat panjang dengan waktu tempuh normal selama kurang lebih 12 jam.

Baca juga: Suhu Ekstrem di Bromo, PVMBG Imbau Wisatawan Bawa Jaket

Bandingkan dengan Palutungan yang berada di ketinggian 1.100 mdpl. Jika lewat Palutungan, jalurnya relatif lebih pendek, yakni sekitar 8 jam. Sementara Apuy lokasinya lebih dekat lagi dengan puncak, bisa diselesaikan pendaki hanya dalam waktu sekitar 6-7 jam.

Kendati begitu, baik Apuy maupun Palutungan, jaraknya cukup jauh dari Kota Cirebon, serta tak ada angkutan umum langsung yang menuju basecamp dua jalur tersebut. Jika dari arah Jakarta, sangat disarankan memilih bus ketimbang kereta api, karena banyak trayek bus yang menuju langsung ke Kuningan maupun Majalengka. 

Selesai mengurus administrasi di kantor pengelola Taman Nasional Gunung Ciremai di Palutungan, kita bisa langsung mengurus persiapan logistik. Jangan khawatir, di Palutungan banyak warung yang menjual makanan hingga peralatan pendakian di sana yang sangat membantu selama mempersiapkan kebutuhan logistik. 

Omong-omong soal biaya, tarif yang ditetapkan pengelola cukup mahal, yakni Rp 55.000. Namun begitu, tiket tersebut bisa ditukar dengan sekali makan di warung-warung yang ada di sekitar basecamp. Selain itu, pendaki juga diberikan sertifikat lho.

Dari Palutungan, ada 8 pos yang dilewati hingga ke puncak. Perjalanan dari jalur ini cukup melelahkan, namun akan terbayar dengan pemandangan yang sangat mengibur mata dan mengilangkan penat. Waktu pagi hari, sekitar pukul 07.00 WIB adalah waktu yang paling pas memulai pendakian, ini agar pendaki bisa mencapai Pos Pesanggrahan yang menjadi lokasi paling ideal untuk mendirikan tenda pada sore harinya.

Dari basecamp hingga pos pertama traveler akan melewati jalan aspal, persawahan, dan peternakan sapi milik warga sebelum memasuki area hutan produksi berupa hutan pinus. Perjalanan menuju pos pertama sendiri merupakan jalur terpanjang yang mencapai 4 km. Namun jalur tersebut relatif landai, sehingga jadi jalur pemanasan sebelum trek menanjak yang sebenarnya selepas pos pertama.

Baca juga: Fakta-Fakta Kebakaran di Gili Lawa

Jika ingin menghemat energi, disarankan tak perlu membawa air terlalu banyak dari basecamp. Ini karena di Pos 1 atau Cigowong, terdapat mata air yang tak pernah kering sepanjang tahun, meski saat kemarau sekalipun. Jangan heran di pos pertama pula terdapat warung makan lho yang menyediakan jajalan gorengan, air mineral, semangka, kopi hingga nasi rames. 

Pengelolanya adalah para ranger Ciremai yang rutin bolak-balik ke pos satu dengan motor trail mereka. Dari sisi harga, selisihnya tak terlalu jauh dengan warung di basecamp, jadi jangan khawatir kantong jebol hanya untuk jajan sekadarnya di warung ini. Selain warung, pos pertama juga difasilitasi MCK dan musala yang cukup besar. 

Setelah beristirahat sejenak di Cigowong, barulah perjalanan sesungguhnya dimulai. Pos pertama hingga Pos 2 didominasi hutan belantara berlumut dan cukup gelap karena tutupan kanopi pepohonan besar begitu pula menuju Pos 3. Treknya jalan tanah dengan sedikit tanjakan. Pendaki bahkan bisa berlari di jalur yang bisa dianggap sebagai pemanasan ini. Tiga pos berturut-turut yang dilewati di etape ini adalah Pos Kuta, Pos Badak, dan Pos Arban.

Pendaki baru menghadapi trek terjal mulai dari Tanjakan Asoy di Pos 5. Namun, meski curam dengan kemiringan sekitar 45 derajat, treknya bisa dilalui dengan mudah. Pijakan tanahnya cukup lebar dengan akar-akar pohon yang bisa jadi pegangan, sehingga tanjakan ini bukan rintangan berarti, kecuali bagi mereka yang membawa beban berlebih. 

Selepas Tanjakan Asoy, tenaga pendaki bakal terkuras hingga Pos Pesanggrahan yang biasanya dipilih jadi tempat berkemah. Jalurnya cukup panjang dengan kontur menanjak membuat pendaki harus pintar-pintar mengatur nafas dan persediaan air, mengingat jalan ke puncak usai dari Pesanggrahan adalah trek tersulit di Jalur Palutungan ini.

Baca juga: Tarif Sampai Rp 29 Juta, KA Wisata Jadi Pilihan Ekonomis untuk Perjalanan Grup

Butuh setidaknya 4-5 jam perjalanan dari Pos 1 hingga Pesanggrahan. Jika beruntung, pendaki bisa melihat Lutung Jawa yang bergelantungan di pepohonan. Karena hidup berkelompok, spesies kera ekor panjang ini kerap mengeluakan suara untuk berkomunikasi dengan teman-temannya. Suara mereka sangat nyaring dan mudah dikenali, jadi jangan heran jika mendengar suara lolongan panjang di tengah hutan belantara. 

Di Pesanggrahan pula, ada banyak tanah lapang yang bisa dipilih jadi tempat mendirikan tenda. Disarankan bagi pendaki untuk mendirikan camp jauh dari semak dan berdekatan dengan tenda pendaki lainnya. Ini mengingat banyak gerombolan babi hutan yang kerap menyatroni tenda saat tengah malam. Tak jarang hewan dengan sebutan celeng ini nekat masuk ke tenda karena mencium bau makanan yang dibawa pendaki.

Berburu Sunrise

Kebanyakan pendaki menghabiskan malamnya di Pesanggrahan sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke puncak berburu sunrise sebelum fajar. Nah, trek menuju puncak inilah rintangan paling berat dari Gunung Ciremai. Treknya berupa batu dengan kemiringan curam. Saat musim kemarau kesulitan bertambah dengan debu yang beterbangan di jalur ini, sangat disarankan pendaki menyiapkan masker dan kacamata digunakan saat turun.

Meski jaraknya tak sampai 2 kilometer, pendaki butuh waktu setidaknya 4 jam dari Pesanggrahan hingga ke puncak Ciremai. Sisi baiknya, pendaki bisa menikmati bunga edelweiss di ketinggian di atas 2.700 mdpl setelah melewati batas vegetasi. Pemandangan Kota Cirebon dan Kuningan di bawah jadi hiburan tersendiri saat pendaki beristirahat sejenak untuk mengatur nafas. 

Nah, jika sudah mencapai padang edelweiss, tepatnya di Goa Walet, pendaki baru bisa melihat puncak Ciremai yang sebenarnya. Ciremai memang dikenal sebagai gunung dengan banyak puncak bayangan yang seringkali mengelabuhi mata pendaki. Sebelum mencapai Goa Walet, terdapat persimpangan yang mengarah ke Jalur Apuy. Ini adalah titik dimana Gunung Ciremai berbagi wilayah yakni satu sisi masuk Kabupaten Kuningan, sisi lainnya masuk Majalengka.

Dari Goa Walet hingga ke puncak, bukannya semakin mudah, trek curam makin menjadi-jadi. Ini adalah tantangan terakhir sebelum mencapai kaldera Ciremai. Bau asap belerang sudah tercium di etape ini. Yang perlu diwaspadai, di jalur ini banyak tawon di yang kerap terbang mendekati pendaki karena aroma dari tubuh. Mereka cukup galak. Jika tak hati-hati, tawon-tawon hitam bisa menyengat pendaki. 

Perjalanan melelahkan hingga ke puncak bakal terbayar dengan keindahan di atasnya. Kawahnya yang masih aktif, dengan danau kering di bawahnya, serta dinding kaldera yang merah jingga diterpa sinar matahari pagi, jadi spot foto terbaik di puncak. 

Selain itu, pemandangan yang menyejukkan mata, yakni hamparan cincin pegunungan dan kota Kuningan dan Majalengka yang bisa terlihat jelas dari atas. Sebagai gunung tertinggi di Bumi Pasundan membuat siapapun yang berada di atasnya bisa melihat dengan jelas rangkaian Gunung Cikurai, Galunggung, dan Tampomas.

Kegagahan Ciremai hanya kalah dengan tetangganya di Timur, yakni Slamet yang punya ketinggian 3.428 mpdl dan tampak jelas dari puncak Ciremai. Saat cuaca cerah, pendaki bahkan bisa menjangkau pandangannya hingga ke Kota Bandung yang dikelilingi mangkuk pegununungan di sekelilingnya.

sumber:

https://m.detik.com/travel/domestic-destination/d-4150075/pendakian-gunung-ciremai-surga-edelweiss-dan-mistis

Pendakian Gunung Merapi

Pendaki Disarankan Tak Merayakan Tahun Baru di Gunung Merapi

25 Desember 2018 16:56 WIB

203

Sejumlah pendaki menuju area Pasar Bubrah di bawah puncak Taman Nasional Gunung Merapi, Boyolali, Jawa Tengah, 21 Oktober 2017. Walau dianggap sebagai gunung yang paling aktif ini, gunung Merapai masih menjadi gunung favorit bagi para pendaki maupun wisatawan mancanegara untuk sekadar menikmati suasana matahari terbit dari atas ketinggian. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

TEMPO.COYogyakarta - Bagi pendaki yang ingin merayakan pergantian tahun baru 2019 di Gunung Merapi disarankan untuk mengurungkan niat mereka. Sebab, aktivitas Gunung Merapi yang sudah mengeluarkan lava pijar dianggap bisa membahayakan pendaki. 

Baca: Dini Hari, Terjadi Guguran Lava Pijar Gunung Merapi

“Kami merekomendasikan tidak ada aktivitas apapun, jadi tidak ada pendakian. Maksudnya, tidak ada aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida, Selasa, 25 Desember 2018.

Biasanya ratusan pendaki merayakan pergantian tahun baru di puncak Gunung Merapi. Alasannya, ada sensasi tersendiri saat pergantian tahun berada di ketinggian. Pemandangan matahari terbit (sunrise) pada 1 Januari banyak dicari para pendaki. Apalagi jika ada awan yang mengelilingi seputar gunung, para pendaki merasa berada di negeri di atas awan.

Baca: BPPTKG: Luncuran Lava Gunung Merapi Sudah Mencapai 1 Kilometer

Sayangnya, untuk pergantian tahun 2018 ke 2019 kali ini, aktivitas Gunung Merapi yang memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini sudah menunjukkan tanda-tanda kewaspadaan. Gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten itu kini berstatus di level II atau waspada. Satu level di atas status normal aktif.

Puncak Gunung Merapi dari area Pasar Bubrah, Boyolali, Jawa Tengah, 21 September 2017. Bagi para pendaki yang ingin mendaki ke gunung dengan ketinggian 2.968 mdpl ini disarankan mendaki dari Pos SAR Barameru di Selo, Boyolali, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

Lava pijar sering terlontar dari kawah gunung itu. Kubah lava terus bertambah setiap hari rata-rata 2 ribu meter kubik. Lontaran lava pijar bahkan sudah mencapai satu kilometer. Pada Selasa dini hari, 25 Desember 2018, lontaran lava pijar terekam mencapai jarak 300 meter.

BPPTKG menyatakan, kegiatan pendakian Gunung  Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan.  Kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

ADVERTISEMENT

Baca juga: Kubah Lava Merapi Tumbuh Stabil, Pendakian Belum Diizinkan

Pendakian Gunung Merapi biasanya dilakukan dari pos Selo yang masuk dalam wilayah Kabupaten Boyolali atau jalur utara. Jalur selatan yang sebelum erupsi 2006 bisa untuk pendakian, hingga saat ini masih belum dibuka. Karena jalur setapak tertutup oleh material vulkanik akibat erupsi 2006 dan 2010. “Masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Merapi yang tidak jelas sumbernya,” kata Hanik.

Komandan Tim SAR (Search and Rescue) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Broto Seno menyatakan, lebih baik para  calon pendaki Gunung Merapi menahan diri atau mendaki gunung lain untuk merayakan pergantian tahun 2018 ke 2019. Sebab, risikonya tinggi jika pendaki nekat untuk naik Merapi, apalagi sudah dilarang hingga puncak.

“Tahan keinginan dulu untuk mendaki Gunung Merapi. Selain aktivitas sudah ada lava pijar, saat ini juga musim hujan dan berpotensi ada badai di gunung. Jangan sampai Tim SAR bekerja,”

sumber:
https://nasional.tempo.co/read/1158742/pendaki-disarankan-tak-merayakan-tahun-baru-di-gunung-merapi/full?view=ok

Pendakian Gunung Puntang

Pendakian Gunung Puntang, Menggapai Puncak Mega

Mendaki gunung merupakan kegiatan outdoor yang sangat mengasikan, selain mengenal alam dari dekat, kamu pun dapat memahami kemampuan diri sendiri, mengenalnya lebih dalam lagi. Tentu saja kegiatan ini membutuhkan gunung yang akan didaki.

 Nah, buat kamu yang merasa masih pemula dan bertempat tinggal di sekitaran Bandung, ada sebuah gunung yang tidak terlalu tinggi, namun memiliki pemandangan alam yang sangat indah nan mempesona. Ia adalah gunung Puntang.

Sebuah gunung yang berada di Kota Banjaran, Bandung Selatan, Jawa Barat, merupakan bagian dari pegunungan Malabar yang meliputi gunung Haruman, gunung Wayang, gunung Batu dan gunung Puntang. Puncak gunung Puntang memiliki ketinggian 2.223 mdpl, sedangkan puncak Malabar memiliki ketinggian 2.343 mdpl, menempati urutan ke-7 dalam jajaran puncak tertinggi di Jawa Barat.

Pendakian Gunung Puntang, Menggapai Puncak Mega

Dalam tulisan kali ini, saya akan melaporkan informasi tentang pendakian gunung Puntang, mencapai puncak Mega (nama dari puncak gunung Puntang). Termasuk di dalamnya adalah akses jalan, lokasi pintu masuk dan kondisi jalur, berikut di bawah ini.

Rute Perjalanan Menuju Basecamp Pendakian Gunung Puntang

Bila kamu datang dari arah Jakarta, sekeluarnya dari pintu Tol Kopo, ikutilah jalan menuju Soreang terlebih dahulu, sesampainya di Soreang, ikutilah jalan menuju Banjaran. Aksesnya sangat mudah karena di pinggiran jalan raya, kita bisa menemukan plang-plang penunjuk arah, terlebih bila kamu menggunakan GPS di Google Maps.

Sementara bila datang dari arah Garut atau pintu tol Cileunyi, kamu dapat keluar dari pintu Tol Buah Batu, kemudian mengikuti jalan menuju Banjaran dan dilanjutkan menuju Pangalengan, sebelum Pangalengan, maka kamu akan menemui sebuah pertigaan, ambilah jalan sebelah kiri untuk sampai di gerbang wisata gunung Puntang yang berada setelah Taman Bogenvile.

Lokasi Basecamp

Alamat: Desa Puntang, Kecamatan Cimaung, Banjaran, Bandung Selatan Jawa Barat. Sekitar 29km dari pusat kota Bandung dan 18km dari Soreang.

Perizinan

Basecamp pendakian gunung Puntang berada di lokasi perkemahan, tiket masuk (Rp. 22.500 per orang) dan bayar parkir (Rp. 10.000) bisa dibayar saat kamu memasuki pintu gerbang bumi perkemahan gunung Puntang.

Track Pendakian

Meski ketinggian puncak gunung Puntang tidak terlalu tinggi, namun kita tidak boleh menganggapnya remeh. Di sepanjang perjalanan, kamu akan melewati beberapa tanjakan sadis, medan didominasi oleh tanah setapak. Bila melakukan pendakian di musim hujan, sudah pasti jalur pendakian akan sangat licin.

Sebelum mencapai puncak, kita akan melewati 4 pos pendakian, yang dimulai dari pos 4, kemudian pos 3,2 dan 1, terbalik dengan jalur pendakian lainnya.

Berhati-hatilah saat mendekati puncak, karena track pendakian di kawasan tersebut sangat curam, jalur diapit oleh jurang di sebelah kanan dan kiri. Serta sering turun kabut yang menghalangi jarak pandang.

Pemandangan di Sepanjang Jalur

Pemadangan di awal-awal pendakian, kamu akan melewati perkebunan milik warga setempat, kemudian disambung dengan hutan pepohonan pinus dan dilanjutkan dengan hutan hujan tropis yang cukup rapat. Saat mendekati puncak, pemandangan akan lebih terbuka, terlihat beberapa bebatuan besar yang gagah dan mengagumkan.

Tips Pendakian Gunung Puntang

Usahakan untuk tidak mendaki di musim hujan, karena jalur akan sangat licin dan rawan longsorMasuklah kawasan gunung Puntang lewat jalur resmi agar mendapatkan informasi terkini dari pihak pengelolaLengkapilah persediaan air minum sebaik mungking. Sebab, di sepanjang jalur tidak ada sumber airBila kondisi tidak memungkinkan sebaiknya langsung turun, tidak memaksakan untuk sampai di puncak

sumber:
http://www.pendakigunung.top/2018/01/pendakian-gunung-puntang-menggapai.html

Pendakian Gunung Guntur 2249 Mdpl 

Pendakian Gunung Guntur 2249 Mdpl 

Juli 12, 2017

Gunung Guntur merupakan gunung stratovolcano yang berada di Tarogong Keler, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang memiliki ketinggian 2249 mdpl. Gunung Guntur merupakan gunung yang paling aktif pada dekade 1800an sehingga memiliki kaldera yang cukup besar di sisi tenggara gunung ini. Meskipun tingginya "hanya" 2249 mdpl, yang notabennya lebih pendek dari Gunung Papandayan yang bisa dicap "ringan", tapi sungguh gak berperikependakian jalurnya! Oke deh langsung aja gue ceritain pengalaman gue ya!

Rencana gue untuk mendaki gunung ini banyak banget dramanya. Dari tahun 2014, gak kesampean kesini gara-gara cuaca buruk. Tahun 2015 pengen kesini eh kebakaran gunungnya. Tahun 2016 mau kesini tapi gak kepikiran, soalnya lagi skripsian dan lagi agak mager naek ke Guntur. Nah di 2017 ini uda 2 kali rencana, mulai dari bulan Februari yang gak jadi gara-gara cuaca buruk, bulan Mei juga, dan akhirnya terealisasi juga untuk mendaki gunung ini setelah Idul Fitri 1438 H.

Rencana untuk mendaki gunung ini juga gak pake lama, cuma di hari ke-7 puasa, gue rencanin ini sama temen SD gue si Mamat, dan dia oke, dia juga bawa temennya namanya Ade, jadilah kita bertiga trio gendeng mendaki gunung ini.

Perjalanannya, gue waktu itu lebaran kedua kan ke Bandung, silaturahim gitu alias mudik, nah pas lebaran ketiga tepatnya hari rabu tanggal 28 Juni, gue misah deh ama orang tua gue dan langsung menuju Garut. Untuk menuju Garut, gue naik kereta Lokal Bandung Raya tujuan Stasiun Leles dengan tarif 7 ribu ajah berangkat jam 20.39 dari Stasiun  Kiaracondong dan tiba di Stasiun Leles jam 22.30, super hemat! Sesampainya di Stasiun Leles, gue meneruskan menuju SPBU Tanjung naik elf. Prediksi gue bener sob, sebelum stasiun Leles ini, macet banget! Untung gue naek kereta, itu aja gue masih kena macet sampe SPBU Tanjung. Sesampainya di SPBU Tanjung, gue ketemuan sama Mamat dan Ade yang berangkat dari Jakarta.



Dari SPBU Tanjung, uda banyak kang ojek nawarin kita. Singkatnya dengan tarif 20ribu, kita langsung dianter ke Basecamp Bu Tati. Sekitar jam 00.10 dini hari, kita tiba di Bu Tati, langsung registrasi dan langsung dikasih tempat istirahat yang sangat memadai.

Hari Pendakian Pertama, Kamis, 29 Juni 2017

Rencana mendaki kita adalah pada pagi hari, sekitar jam 8 lah kita rencananya. Alhamdulillah kita semua bangun jam setengah 6 dan mulai recheck lagi sebelum pendakian dimulai. Setelah solat, mandi, dan sarapan, tepat jam 8 pagi kita start pendakian dari Basecamp Bu Tati.  Perlu diketahui, saat ini batas maksimal mendirikan tenda hanya sampai pos 3 ya, sudah tidak dianjurkan lagi camp di puncak karena sering badai petir. 

Etape Pertama 
Basecamp Bu Tati - Pos 1 Pelaporan - Curug Citiis

Dari Basecamp menuju Pos 1 pelaporan jalurnya cukup menanjak tapi gak terjal. Malesnya cuma satu, jalurnya berbatu banget jadi sakit euy. Oh ya nanti kita juga melewati bekas tambang pasir yang sudah tidak terpakai lagi. Padahal dulu pendaki bisa nebeng truk pasir sampe sini, lumayan kan. Pemandangan selama perjalanan dari Bu Tati sampe Pos pemeriksaan ajib bener lho karena bisa dengan jelas ngeliat Gunung Guntur, tetapi cukup panas karena terbuka. Singkatnya kita sampe pos pemeriksaan selama 1 jam perjalanan dan bayar simaksi sebesar 15ribu rupiah.

Trek awal sangat terbuka dan berbatu
Asoynya bisa ngeliat Guntur dari kejauhan
Sudah mau masuk pos pemeriksaan
Pos Pemeriksaan

Setelah kita melaporkan diri di pos pemeriksaan dan membayar simaksi 15ribu, kita melanjutkan perjalanan kembali menuju check point pertama yaitu Curug Citiis. Jalur dari pos pemeriksaan ke Curug Citiis cukup dekat tetapi tetep nanjak dan minim bonus. Enaknya jalurnya sudah gak bebatuan, melainkan tanah dan ada satu moment kita harus nyebrang sungai aliran Curug Citiis. Hanya perlu 15 menit saja atau total 1 jam 15 menit dari Bu Tati, kita sudah sampai di Curug Citiis.

Jalur menuju Curug Citiis
Banyak warung disekitar sini
Nyebrang aliran sungai Citiis
Etape Kedua
Curug Citiis - Pos 3 Camp Area

Kita istirahat cukup lama di Curug Citiis, sekitar 10 menitan lebih karena ngeliat trek dan kata mbak penjaga warung, dari Curug Citiis sampe Pos 3 jalurnya ajib gak ada ampun. Setelah badan uda enak lagi buat diajak ngetrek, kita lanjutkan perjalanan menuju pos 3.

Bener aja, baru jalan selangkah eh gile jalurnya langsung bikin gempar dengkul coy, gakngotak, parah banget dah. Treknye persis kayak Ciremai dari pos Pengasinan sampe Puncak, berbatu solid yang enak buat dipijak tapi terjal banget sampe-sampe dengkul gue bisa nyentuh dahi gue, gils! Di sini kita cukup banyak istirahat, si Mamat dah mulai ngantuk terus si Ade juga uda kecapean juga, padahal baru jalan sebentar dari Curug Citiis. Gak ada bonus sama sekali di jalur Curug Citiis sampe pos 3, bonusnya ada cuma pemandangan aja.

Nah setelah melewati etape yang agak berat ini, alhamdulillah kita tiba di Pos 3 sekitar 1 jam 10 menit dari Curug Citiis atau jam setengah 11 siang. Di pos 3 kita lapor dulu baru bisa cari tempat camp. FYI aja ya, camp di pos 3 lahannya hampir 90% miring, yang gak miring cuma di deket pos dan di deket sumber air. Waktu itu kita dapet tempat camp di tempat yang gak begitu miring untungnya tapi sangat terbuka dan pada saat itu lagi panas bener!

Jalurnya batu solid dan full nanjak


Bonusnya cuma pemandangannya yang caem
Sudah mendekati pos 3
Sampe juga!
Pos pemeriksaan di pos 3
Tenda kita di tempat yang sangat terbuka.

Sebetulnya ada enaknya untuk peraturan saat ini di mana  pendaki hanya boleh mendirikan tenda di pos 3. Pertama karena sumber air melimpah ruah, kedua karena jaraknya gak begitu jauh ke puncak dan gak begitu lama dari Basecamp Bu Tati, ketiga karena sudah cukup aman. Dulu pendaki pada males camp di pos 3 karena malingnya, tapi sekarang alhamdulillah Insya Allah gak ada lagi karena pos pemantauan selalu buka 24 jam. Setelah lenyeh-lenyeh mulai dari siang sampe sore, malem hari kita tutup untuk istirahat karena kita akan start summit jam 3 pagi.
Sumber air melimpah dan jernih

Calon-calon WC neh
Sore kala itu
Nampang dikit

Hari Pendakian Kedua, 30 Juni 2017

Summit Attack to Top Guntur

Tepat jam 3 pagi kita bertiga bangun untuk mempersiapkan diri menuju puncak gemilang cahaya mengukir cita sejuta asa Gunung Guntur ini. Kita cuma bikin minuman hangat aja macem teh dan buat energi kita makan roti tawar, soalnya pada males bikin mie atau nasi lagi. Singkatnya tepat jam 4 pagi kita pun mulai beranjak ke puncak.

Gue tau si, kalo dari pos 3 ke puncak itu jalurnya 11 12 lah seperti Semeru, dan akhirnya gue menghadapi itu. Dalam hati si kampret banget soalnya kemiringan nya bener-bener mirip kayak Semeru, dan berpasir kerikil halus! Kita bertiga agak kesulitan ngelangkah soalnya bener-bener licin jalurnya. Licinnya bukan karena tanah, melainkan kerikil kecil nan biadap itu yang sering bikin kita kepeleset.

Untungnya waktu itu kita bareng pendaki yang sudah sering naik gunung ini, kita disaranin untuk selalu jalan di sebelah kanan. Dan bener, jalur sebelah kanan emang lebih enak, lebih padet dan kerikilnya sedikit banget. Tapi meskipun kerikilnya dikit, tetep aja ngosnya mantep. Kemiringan trek dari pos 3 ke puncak 1 gak main-main, bisa 60 derajat dan bener-bener mirip Gunung Semeru. Alhamdulillah, setelah berjalan selama 1 jam 50 menit dari pos 3, kami bertiga pun akhirnya sampai di puncak 1 Gunung Guntur tepat saat sunrise!

Sesampainya di puncak 1, kita nikmati dulu hangatnya mentari pagi dan gagahnya Gunung Galunggung dan Cikuray dari kejauhan sambil ngemil makanan + ngopi bareng kawan yang ngeguide-in kita jalan menuju puncak tadi.

Sunrise!
Menikmati bersama
Narsis bersama
Puncak 2 Gunung Guntur
Setelah puas menikmati puncak 1 Guntur, kita bertiga melanjutkan kembali ke puncak Guntur selanjutnya yaitu puncak 2.  Perjalanan dari puncak 1 ke puncak 2 mirip-mirip kayak dari pos 3 menuju puncak 1. Meskipun treknya masih kerikil, tapi kita gak begitu capek soalnya cukup cepet ke puncak 2 dari puncak 1, hanya 20 menitan. Ada dua jalur untuk menuju puncak 2, bisa lewat kiri dengan pemandangan kawah Guntur dan bisa lewat kanan dengan pemandangan Gunung Masigit. Waktu itu kita pilih jalur kanan untuk naik karena katanya lebih cepet. Tapi emang bener si.

Puncak 2 dikit lagi!
Pemandangan menuju puncak 2



Kita akhirnya sampai di puncak 2 setelah 20 menit berjalan dari puncak 1. Puncak 2 itu terdapat tugu GPS dan plang Gunung Guntur 2249 Mdpl. Padahal, puncak tertinggi gunung ini di puncak 3. Nah sesampainya di puncak 2, kita ngaso dulu sambil ngeliat pemandangan Kota Garut, Gunung Galunggung, Gunung Cikuray, Gunung Papandayan, dan kawah Gunung Guntur. Kita rencananya mau lanjut ke puncak 3, tapi gak jadi soalnya gempor banget coy!

FYI aja guys, Gunung Guntur punya 4 puncak, dan yang tertinggi adalah puncak 3 dengan nama Top Guntur. Sebetulnya lagi, puncak 3 dan puncak 4 lebih enak ditempuh dari jalur Cikahuripan, dan next time kita bertiga mau mendaki Gunung ini via Cikahuripan.

Puncak 3 terlihat dari puncak 2
Tugu GPS Guntur
Puncak!
Kawah Gunung Guntur
Terlihat Gunung Cikuray dan Papandayan dari kejauhan
Setelah puas menikmati panorama yang indah banget dari puncak 2, tepat jam setengah 9 pagi kita turun. Nah yang paling ngehe dari gunung ini selain jalur ke puncak agak biadab rusuh, jalur turunnya lebih suma nauuzubillah! Kalo pas naik kita memperjuangkan supaya gak capek, nah kalo turun kita memperjuangkan supaya gak bonyok, guling-guling, sepatu jebol, atau celana robek. Kalo turun dari gunung ini, pake jalur yang tengah, jalurnya berpasir kerikil agak dalem di awal-awal, mirip turun dari Gunung Semeru maupun Merapi. Tapi pas uda deket pos 3, perlahan berbubah menjadi pijakan tanah tipis berbalut kerikil dan pasir layaknya turun dari puncak Gunung Slamet, serem bro! Kewaspadaan sama ga ngebut-ngebutan sangat mutlak kalo kalian gak ingin bonyok.

Turun!
Masih berpasir enak
Turunnya kayak di Gunung Semeru atau Merapi
Makin deket pos 3, turunnya kayak dari puncak Gunung Slamet!
Akhirnya kita sampai lagi di tenda setelah 30 menit turun, Alhamdulillah! Sepatu gue dah jebol, kejungkal hampir 5 kali, sadis bener deh turun dari puncak 1 Guntur ke pos 3. Kita masak makanan dulu sebelum turun. Tepat jam setengah 12 siang kita turun dari pos 3 Guntur, dan gak pake istirahat-istirahat lama singkatnya 1 jam 10 menit turun kita pun tiba di Basecamp Bu Tati kembali dengan keadaan selamat dan sehat walafiat.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Berapa lama waktu untuk pendakian dan turun?

Pendakian 

Etape Basecamp Bu Tati – Pos 1 Pelaporan - Curug Citiis

1 jam 15 menit

Etape Curug Citiis – Pos 2 – Pos 3 Camp Area

1 jam 10 menit

Total 2 jam 25 menit

Etape pos 3 – Puncak 1

1 jam 50 menit (daypack)

Etape Puncak 1 – Puncak 2

20 menit (daypack)

Total 2 jam 10 menit.

Turun

Etape Puncak 2 – Puncak 1

15 menit

Etape Puncak 1 – Pos 3

30 menit

Etape Pos 3 – Basecamp Bu Tati

1 jam 10 menit

Total 1 jam 55 menit

Bagaimana Caranya Kesini?

Kalau kalian dari Jakarta, bisa pake bus apa saja ke arah Garut, bilang sama keneknya turun di SPBU TanjungDari SPBU Tanjung, bisa naik ojek ke Basecamp Bu Tati dengan tarif 20ribuBisa juga naik mobil bak dengan harga sekitar 15rb perorang, tapi harus ramean.

Tipsnya Coy

Gunung ini meskipun pendek, tapi sebetulnya agak kurang ideal buat yang baru pertama kali mendaki, soalnya jalurnya yang curam mulai dari Basecamp hingga puncak.Meskipun jalurnya curam, tapi sumber air di sini sangat melimpah ruah di pos 3 camp area. Jadi kalian gak perlu bawa air terlalu banyak dari bawah.Lahan camp di pos 3 itu luas, tapi 90% terbuka. Yang tertutup pohon dan datar itu paling cuma buat 4-7 tenda aja, selebihnya miring dan terbuka jadi panas banget kalo siang.Selain kalian bisa diriin tenda di camp area pos 3, kalian juga bisa diriin tenda di sekitar sumber air. Tapi ya gitu, agak terisolir dan bener-bener di hutan banget.Kalo bisa sih bawa gaiters. Barang itu cukup berguna ketika kalian turun. Soalnya turun dari puncak 1 ke pos 3 tu macem di Semeru, Merapi, dan Slamet.

Nah itu dia cerita gue melakukan pendakian ke Gunung Guntur yang gue rasa dah telat banget ya nyeritain ini, tapi gak apa-apa yang penting bisa menambah referensi kalian yang ingin mendaki Gunung Guntur. Soalnya selama gue jalan, banyak juga yang baru pertama kali naik gunung ini. Tetep jaga keasrian gunung ini, salam lestari dan salam secangkir kopi panas semua!

sumber:

https://www.denubay.com/2017/07/pendakian-gunung-guntur-2249-mdpl-si.html